Puluhan Petani Plasma Lakukan Aksi Tutup Akses PT. SGM, Ini Tujuannya!

Perkebunan
Puluhan Petani Plasma yang didampingi ormas Perkumpulan pemuda dayak (Perpedayak) lakukan aksi demo menutup akses PT Sawit Graha Manunggal (SGM) dengan pengawalan Kamtibmas Polres Barito Timur di wilayah desa Luwau Jawuk, kecamatan Paku, Selasa (31/05/2022). Foto: YCP.

Menurutnya dalam mediasi yang dibahas yaitu terkait dengan semberautnya management koperasi yang bernaung dalam management koperasi namun tidak pernah mendapatkan informasi sedikitpun.

“Terkait dengan keberadaan mereka di situ, ada pun hutang dan segala macam mereka tidak mengetahui apakah itu sudah lunas atau tidak. Dan lebih parahnya lagi ketika pergantian pengurus. Berdasarkan ADRT dari koperasi itu sendiri bahwa kepengurusan yang lama sudah berakhir,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya
“Kirim

Diteruskan Sabtuno, setelah kepengurusan yang lama telah berakhir sesuai dengan aturannya maka dilakukan pemilihan kembali, tapi sangat disayangkan dari management PT.SGM itu sendiri menolak dari hasil kesepakatan sehingga yang jadi pertanyaan ini adalah bagaimana bisa Mitra yang punya dapurnya masing-masing ikut mengintervensi permasalahan yang ada di internal koperasi.

“Management dari PT. SGM ini tadi mereka berjanji akan menghormati hasil keputusan dan sesuai dengan pernyataannya tidak mau ikut campur.

Akhirnya hari ini kita mencapai kesepakatan yang akan ditindaklanjuti dan harapan kami semoga bisa dapat berjalan dengan lancar sehingga para petani bisa mendapatkan hak-hak mereka dan tentunya kami Perpedayak komitmen akan mendampingi suatu permasalahan sampai benar-benar tuntas,” tegas Sabtuno.

Disisi lain, Management PT.SGM kepada awak media menjelaskan bahwa pihaknya menerima tuntutan masyarakat dan mencapai kesepakatan untuk menindak lanjuti pada waktu yang ditentukan.

“Header

Pos terkait