PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, menegaskan bahwa kunci utama memelihara kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif adalah dengan senantiasa mendengarkan suara dan menyerap setiap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikannya sebagai landasan utama kerja seorang wakil rakyat di tengah masyarakat.
Menurut Faridawaty, kepercayaan masyarakat merupakan modal paling berharga yang harus dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya. Sebagai perpanjangan tangan rakyat di lembaga DPRD, tugas pokok dan fungsi anggota dewan tidak hanya duduk di gedung parlemen, tetapi harus turun langsung mendengar apa yang menjadi kebutuhan, keluhan, dan harapan warga di lapangan. “Kepercayaan itu tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus dibangun melalui kehadiran dan keseriusan kita dalam mendengarkan apa yang disampaikan masyarakat. Setiap aspirasi yang masuk, baik itu berkaitan dengan pembangunan, pelayanan, maupun masalah sosial, harus kita catat dan perjuangkan agar mendapatkan solusi yang tepat,” ujar Faridawaty, Minggu (31/5/2026).
Ia menekankan bahwa penyerapan aspirasi bukan sekadar formalitas atau rutinitas belaka, melainkan sebuah tanggung jawab moral. Masukan yang diperoleh dari masyarakat menjadi bahan utama bagi anggota dewan untuk merumuskan kebijakan, mengawasi kinerja pemerintah, serta menyusun anggaran yang benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi kesejahteraan warga Kalimantan Tengah. Ketua DPW Nasdem Kalteng ini mengingatkan bahwa ketika aspirasi masyarakat didengar dan ditindaklanjuti dengan baik, maka rasa percaya dan kepedulian masyarakat terhadap pemerintah dan lembaga legislatif akan semakin kuat.
Sebaliknya, jika suara rakyat diabaikan, maka kepercayaan tersebut akan luntur dan sulit untuk dikembalikan kembali. Oleh karena itu, Faridawaty berkomitmen untuk terus hadir dan membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapatnya. “Saya berharap sinergi antara masyarakat dan wakil rakyat tetap terjalin erat, sehingga segala permasalahan yang ada di wilayah Kalimantan Tengah dapat diselesaikan bersama demi kemajuan daerah,” pungkasnya. (BRP).








