Wakil Ketua II DPRD Kalteng Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

PALANGKA RAYA – Kondisi cuaca di Provinsi Kalimantan Tengah belakangan ini menunjukkan pola yang tidak menentu dan cenderung ekstrem, dengan perubahan suhu yang cukup drastis serta curah hujan yang kadang turun dengan intensitas tinggi disertai angin kencang. Menyikapi fenomena alam yang terjadi saat ini, Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari, mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan diri menghadapi potensi dampak buruk yang mungkin timbul.

Muhammad Ansyari menjelaskan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi saat ini merupakan kondisi yang perlu diperhatikan secara serius. Perubahan iklim yang terjadi belakangan ini membuat pola cuaca sulit diprediksi, di mana dalam satu hari suhu udara bisa terasa sangat panas, namun tak lama kemudian berubah menjadi hujan lebat. Kondisi seperti ini berisiko memicu berbagai masalah, mulai dari gangguan kesehatan, kerusakan bangunan, hingga bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, maupun pohon tumbang.

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

Ia mengimbau seluruh masyarakat di seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah untuk tetap waspada dan tidak menganggap remeh kondisi cuaca yang sedang berlangsung saat ini. “Perubahan cuaca yang cepat dan ekstrem ini memerlukan kesiapan kita semua, baik secara fisik maupun lingkungan tempat tinggal, agar terhindar dari bahaya atau kerugian,” katanya, Kamis (28/5/2026).

Secara khusus, politisi ini mengingatkan warga yang tinggal di wilayah aliran sungai, dataran rendah, atau daerah rawan banjir untuk lebih peka terhadap perubahan lingkungan, juga meminta masyarakat yang bertempat tinggal di dekat pepohonan besar untuk melakukan pengecekan berkala guna mencegah risiko pohon tumbang yang bisa menimpa bangunan atau melintasi jalan raya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan saluran air agar tidak tersumbat sampah saat hujan deras turun. Tidak hanya aspek keselamatan lingkungan, Muhammad Ansyari juga menyoroti dampak cuaca terhadap kesehatan masyarakat. Pergantian suhu yang cukup tajam diketahui sangat memicu peningkatan kasus penyakit seperti demam, flu, batuk, hingga masalah pernapasan dan kulit. Oleh karena itu, ia mengajak warga untuk menjaga daya tahan tubuh dengan pola makan bergizi, istirahat cukup, dan tidak lupa membawa perlengkapan pelindung seperti payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah. Muhammad Ansyari berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait terus memantau perkembangan informasi cuaca dari badan meteorologi, serta aktif menyebarluaskan peringatan dini kepada masyarakat.

Ia juga berdoa agar seluruh warga Kalimantan Tengah senantiasa diberikan keselamatan dan kesehatan. “Mari kita saling mengingatkan dan membantu sesama tetangga, terutama kelompok rentan, agar kita semua dapat melewati masa cuaca ekstrem ini dengan aman dan selamat,” pungkasnya. (BRP)

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait