DEKLARASI AKBAR PERANG MELAWAN NARKOBA, KALTENG TEGASKAN KOMITMEN BERSAMA WUJUDKAN BUMI TAMBUN BUNGAI BERSINAR

Baritorayapost.com, PALANGKA RAYA, 20 AGUSTUS 2026 — Komitmen Kalimantan Tengah dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika ditegaskan melalui Deklarasi Akbar Perang Melawan Narkoba di Bumi Tambun Bungai Menuju Kalteng Bersinar (Bersih dari Narkoba) yang digelar di kawasan Bundaran Besar/Menara Talawang, Palangka Raya, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Badan Narkotika Nasional (BNN), jajaran Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat tersebut dihadiri langsung Kepala BNN RI Komjen Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. dan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran. S.I.kom, serta jajaran Forkopimda Prov. Kalimantan Tengah.

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

Deklarasi juga melibatkan 3.333 peserta, terutama pelajar dan mahasiswa, sebagai simbol kuat keterlibatan generasi muda dalam gerakan bersama melawan narkoba. Angka 3 sendiri bermakna sebagai penghormatan 3 Anggota kepolisian yang gugur dalam tugas pemberantasan narkoba di Katingan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN RI menegaskan bahwa perang melawan narkoba bukan sekadar slogan, melainkan perjuangan bersama untuk melindungi generasi muda, menjaga kedaulatan negara, dan menyelamatkan masa depan bangsa. Upaya tersebut membutuhkan kolaborasi pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, masyarakat, keluarga, tokoh adat dan agama, hingga generasi muda.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran turut mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang bersih dari narkoba. Deklarasi ini menjadi momentum memperkuat pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui pendekatan lintas sektor dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Ketua GDAN Kalimantan Tengah Sadagori Henoch Binti menyampaikan bahwa deklarasi tersebut juga menjadi bentuk penghormatan kepada personel kepolisian yang gugur dalam menjalankan tugas pemberantasan narkoba. Ia mengajak masyarakat, lembaga adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, dan mahasiswa untuk menjadi bagian dari benteng pertahanan terhadap ancaman narkotika.

Sebagai simbol komitmen bersama, kegiatan diwarnai prosesi penyerahan sembilan tongkat komando kepada unsur pimpinan daerah dan elemen strategis Kalteng. Tongkat tersebut menjadi simbol keberanian, amanah, dan tanggung jawab bersama dalam memimpin perang melawan narkoba di Kalimantan Tengah.

Deklarasi Akbar Perang Melawan Narkoba ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi gerakan nyata dan berkelanjutan untuk memperkuat pencegahan, pemberantasan, edukasi, serta perlindungan generasi muda menuju Kalteng Bersinar—Kalimantan Tengah yang bersih dari narkoba.

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait