Pasar Legi Beroperasi Lagi, Siap Jadi Motor Kebangkitan Ekonomi Pasca Pandemi

Ia menekankan, betapa pun kemajuan pembangunan berjalan serta digitalisasi masuk ke berbagai lini kehidupan, pasar trdisional harus tetap dipertahankan. Karena di situ rakyat bisa memasarkan hasil usahanya.

Selain kondisi bangunan yang jauh lebih baik dari sebelum kebakaran, Pasar Legi yang baru ini juga hadir dengan sentuhan modernisasi melalui sistem pembayaran digital yang akan diterapkan dalam transaksi. “Saya sudah mencoba pembayaran menggunakan digital tadi saat belanja. Dipinjami ponselnya Mas Gibran,” katanya.

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

Dalam konferensi pers yang digelar di pelataran Pasar Legi setelah meninjau ke dalam pasar, Puan memberikan beberapa catatan yang ia harap bisa dicarikan solusinya oleh Pemerintah Kota. “Tadi waktu mencoba membayar non tunai di lantai dasar, ternyata tidak ada sinyal sehingga pembayaran harus dilakukan secara konvensional. Mungkin ada baiknya seluruh area di Pasar Legi ini dipasangi Wi-Fi agar tidak menghambat transaksi,” katanya.

Pada kunjungannya ini, perempuan yang pernah menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu sekaligus melakukan pengecekan harga-harga bahan pokok.

“Harga minyak goreng masih mahal, meskipun pemerintah telah melakukan operasi pasar. Saya akan meminta pemerintah menetralkan harga-harga supaya segera kembali normal,” katanya. (est/Red/BRP)

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait