Beras Siam Bupati Bersubsidi Mulai Dipasarkan, Stok 26,65 Ton

Oplus_131072

BARABAI – Program “Beras Siam Bupati HST Bersubsidi” mulai tersedia bagi masyarakat di Pasar Keramat Barabai sejak 17 Agustus 2026. Program tersebut merupakan kerja sama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melalui Dinas Perdagangan dengan Perum Bulog HST untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga beras lokal menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya momentum Bulan Maulid.

Beras yang disalurkan merupakan beras lokal jenis Siam Madu yang dijual secara eceran melalui 15 pedagang beras di Pasar Keramat Barabai.

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

Pemimpin Cabang Bulog HST Riza Wahyudi mengatakan ketersediaan beras bersubsidi tersebut mulai direalisasikan sesuai Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah disepakati bersama Dinas Perdagangan HST.

“Mulai 17 Agustus 2026, beras Siam Madu bersubsidi sudah tersedia di Pasar Keramat Barabai.

Jumlah yang disalurkan sesuai dengan kuantum yang telah disepakati dalam kerja sama, yakni 26.650 kilogram atau sekitar 35.533 liter,” katanya. Selasa (18/8).

Menurut Riza, penyaluran dilakukan melalui 15 pedagang beras yang telah ditentukan. Masyarakat sebagai pengguna akhir dapat membeli maksimal lima liter per orang.

Dalam program tersebut, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp7.500 per kilogram. Dengan subsidi itu, harga beras Siam Madu yang ditargetkan sampai kepada masyarakat sebesar Rp10.000 per liter.

Riza mengatakan penyaluran beras bersubsidi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah bersama Bulog untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh beras lokal dengan harga yang lebih terjangkau.

“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan beras Siam dengan harga yang terjangkau sekaligus menjadi salah satu langkah dalam pengendalian inflasi daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan HST Irfan Sunarko mengatakan realisasi program tersebut merupakan tindak lanjut dari PKS antara Dinas Perdagangan HST dan Perum Bulog HST.

Ia menegaskan jumlah beras yang disalurkan kepada masyarakat mengacu pada kesepakatan dalam kerja sama, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan secara terarah dan tepat sasaran.

“Beras Siam Bupati HST Bersubsidi ini sudah tersedia sejak 17 Agustus. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini sesuai ketentuan dan membeli melalui pedagang yang telah ditunjuk,” katanya.

Irfan menambahkan, program tersebut menjadi bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi dampak kenaikan harga beras lokal.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, program tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas harga pangan di HST, terutama pada momentum Bulan Maulid yang biasanya diikuti peningkatan kebutuhan masyarakat.

Dengan kuantum 26.650 kilogram atau sekitar 35.533 liter sesuai kesepakatan dalam PKS, beras Siam Madu bersubsidi diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat HST sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam pengendalian inflasi. (Mask95)

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait