Upaya itu diantaranya, Flobamora saat ini tengah mempersiapkan putra-putri NTT yang ada di Balikpapan untuk menjadi generasi/SDM yang unggul, dan mampu bersaing di dalam proses pembangunan IKN.
Selain itu, organisasinya juga sedang membangun UMKM untuk mendukung berlangsungnya perjalanannya pembangunan IKN di Kaltim. Pun begitu, pihaknya fokus membangun hubungan dengan Pemerintah yang akan membantu/memberikan akses ke dalam proses pembangunan IKN Nusantara.
“Itu sebabnya saat ini segala upaya kami bangun. Komunikasi dengan semua unsur yang berkaitan supaya anak-anak NTT di Balikpapan ini dapat langsung terjun menjadi bagian penting di dalam proses pembangunan IKN,” tegasnya.
Berdasarkan kacamata Organisasi Masyarakat (Ormas), ia menilai, proses pembangunan IKN juga memiliki tantangan dan kendala, seperti banyaknya SDM luar yang datang ingin mencari pekerjaan di Ibu Kota baru tersebut.
Menurutnya, hal itu merupakan tantangan serius bagi kelompoknya, sehingga Flobamora sejatinya mempersiapkan para SDM nya agar mampu bersaing dan bersinergi dengan pekerja luar.
“Tentunya yang sangat kami harapkan adalah kontribusi serius dari pemerintah yang membuka ruang, supaya anak-anak kami dapat terlibat di dalam proses pelatihan yang disediakan oleh pemerintah baik sertifikasi dan pendidikan. Sehingga warga Nusa Tenggara Timur yang ada di Kota Balikpapan mampu bersaing dengan warga-warga pendatang,” ucap Nathanial.










