BANJARBARU – Inovasi One Data Artificial Intelligence (AI) Hulu Sungai Tengah (HST) berhasil mengantarkan Pemerintah Kabupaten HST meraih penghargaan Terbaik 2 Kategori SKPD Kabupaten/Kota pada ajang Kalsel Innovation Award 2026.
Penghargaan tersebut diterima Bupati HST Samsul Rizal dan diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin didampingi Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus peresmian Masjid Syeikh Muhammad Arsyad Al-Banjari di Banjarbaru, Kamis.
Bupati Samsul Rizal menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti komitmen Pemkab HST dalam menghadirkan inovasi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan data daerah.
“Alhamdulillah, kita berhasil meraih prestasi dalam bidang inovasi sebagai bentuk nyata peningkatan tata kelola data daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, One Data AI HST dikembangkan melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) HST sebagai solusi atas berbagai persoalan pengelolaan data daerah yang selama ini masih tersebar, sulit diakses, belum terstandarisasi, serta belum dimanfaatkan secara optimal dan cerdas.

Melalui inovasi tersebut, Pemkab HST mendorong transformasi tata kelola data menuju sistem yang lebih cerdas dan terintegrasi.
Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan diharapkan mampu mendukung pemerintah menghasilkan kebijakan yang lebih tepat, mempercepat pelayanan publik, sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Inovasi ini dapat mengintegrasikan data daerah dengan memanfaatkan AI atau kecerdasan buatan, mendukung Satu Data Indonesia, serta mewujudkan tata kelola data yang aman dan terbuka,” jelas Bupati.
Menurut Samsul Rizal, keberadaan One Data AI HST juga memberikan manfaat strategis bagi pemerintah daerah karena dapat menjadi satu referensi data resmi dalam mendukung proses pengambilan keputusan.
Dengan ketersediaan data yang akurat dan dapat diakses secara real-time, pemerintah akan lebih mudah memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk menyusun kebijakan maupun melaksanakan program pembangunan.
Tidak hanya untuk kebutuhan internal pemerintah, inovasi tersebut juga membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap data publik.
“Akses data publik juga jauh lebih mudah. Cukup mengetik pertanyaan, AI Assistant akan memberikan jawaban berdasarkan data resmi pemerintah daerah,” katanya.
Kemudahan tersebut diharapkan dapat membantu berbagai kalangan, mulai dari masyarakat, akademisi, pelaku usaha hingga peneliti, dalam memperoleh informasi dan data resmi yang dibutuhkan.
Penghargaan Kalsel Innovation Award 2026 ini sekaligus menjadi dorongan bagi Pemkab HST untuk terus mengembangkan inovasi berbasis teknologi, khususnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, transparan, aman, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.(mask95).









