baritorayapost.com, PULANG PISAU – Tantangan besar bangsa Indonesia saat ini telah mengalami pergeseran mendasar, dari yang semula berfokus pada kedaulatan teritorial kini bertransformasi menuju penguatan kedaulatan informasi dan akselerasi transformasi digital.
Penegasan tersebut mengemuka saat momentum Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang dirangkaikan dengan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah tingkat Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (23/5/2026).
Pj. Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa’i, membacakan amanat tertulis Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi), Meutya Viada Hafid. Dalam sambutan tersebut ditekankan bahwa Kebangkitan Nasional harus dimaknai sebagai proses dinamis yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. “Kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan. Memasuki tahun 2026, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ungkap Ahmad Rifa’i menyampaikan pesan Menkomdigi di hadapan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan aparatur sipil negara.
Melalui momentum nasional ini, seluruh elemen daerah diajak untuk meneguhkan kembali arah pembangunan dengan menempatkan Asta Cita, delapan misi besar nasional, sebagai kompas utama kebijakan di tingkat lokal. Penguatan solidaritas sosial dan peningkatan literasi digital menjadi pilar penting agar pembangunan merata hingga ke tingkat bawah.
Selain merefleksikan kebangkitan nasional, momentum ini juga menjadi ajang memperkuat sinergi antardaerah dalam memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Pemkab Pulang Pisau mengajak masyarakat luas untuk merawat stabilitas, persatuan, dan kebersamaan melalui kolaborasi yang kokoh dengan pemerintah provinsi. “Mari kita jaga kedaulatan dan persatuan dengan kebersamaan. Insyaallah kita akan semakin kuat dan berjaya. Kebersamaan dan persatuan harus terus kita pelihara mulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, tempat kerja, hingga lingkup Provinsi Kalimantan Tengah,” tegas Bupati.
Melalui integrasi semangat nasionalisme dan penguatan literasi digital ini, Kabupaten Pulang Pisau berkomitmen untuk terus mendorong program-program pembangunan daerah yang berkelanjutan, adaptif terhadap kemajuan teknologi, namun tetap berpijak pada persatuan bangsa. (SN/BRP)










