PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah, Junaidi, mengajak dan mendorong seluruh generasi muda di daerah ini untuk terus meningkatkan kapasitas diri, keterampilan, dan wawasan. Langkah tersebut dinilai sangat penting agar pemuda mampu beradaptasi, bersaing, dan menjawab berbagai tantangan zaman yang terus berkembang dengan cepat, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun teknologi. Menurut Junaidi, pemuda memiliki peran strategis sebagai pelopor perubahan, penggerak pembangunan, serta penerus cita-cita bangsa. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi kaum muda untuk berhenti belajar atau merasa cukup dengan kemampuan yang dimiliki saat ini.
Di tengah dinamika perubahan yang terjadi, kemampuan beradaptasi dan peningkatan kualitas diri menjadi kunci utama agar pemuda tidak tertinggal arus zaman dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah maupun negara. Dunia berubah sangat cepat, teknologi berkembang, pola ekonomi berubah, dan tantangan yang dihadapi masyarakat semakin beragam. Jika pemuda tidak meningkatkan kapasitas dirinya, maka ia akan tertinggal dan sulit berperan. “Saya tekankan, peningkatan kapasitas itu tidak hanya soal pendidikan formal, tetapi juga keterampilan, kepemimpinan, kreativitas, hingga pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan,” ujar Junaidi, Sabtu (06/6/2025).
Ia menambahkan, Kalimantan Tengah sedang bergerak maju dalam berbagai sektor pembangunan. Kondisi ini membuka banyak peluang sekaligus menuntut kualitas sumber daya manusia yang unggul. Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi penikmat pembangunan, tetapi menjadi pelaku utama yang memiliki keahlian dan daya saing tinggi, sehingga mampu mengisi berbagai kebutuhan tenaga kerja profesional maupun menciptakan lapangan kerja baru melalui wirausaha. Lebih lanjut, politisi ini juga mengingatkan agar semangat peningkatan kapasitas tersebut disertai dengan karakter yang kuat dan integritas. Pemuda diharapkan menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, menjaga persatuan, dan berpegang teguh pada norma yang berlaku.
Dengan bekal kemampuan dan karakter tersebut, pemuda diyakini mampu membawa Kalimantan Tengah menuju kemajuan yang lebih luas dan berkelanjutan di masa depan. “Pemuda adalah aset paling berharga daerah ini. Maka, investasi terbesar yang harus dilakukan adalah meningkatkan kualitas diri sendiri. Jadilah pemuda yang tangguh, kreatif, dan selalu siap menghadapi apa pun tantangan yang ada di depan mata demi kemajuan Kalimantan Tengah yang kita cintai bersama,” pungkas Junaidi. (BRP)








