baritorayapost.com, MONTALLAT, BARITO UTARA – Sebuah insiden kebakaran hebat menghanguskan satu unit gudang penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) milik warga di RT. 3, Kelurahan Tumpung Laung I, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, pada Selasa (1/9/2026) sekira pukul 06.30 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan empat orang mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Kebakaran diduga kuat dipicu oleh kelalaian saat aktivitas pemindahan BBM jenis Pertamax. Berdasarkan pemeriksaan awal, percikan api muncul dari alat hisap modifikasi bertenaga aki (accu) yang digunakan tanpa pengecekan keamanan terlebih dahulu.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula ketika pemilik gudang, Godlief Binandrie Oktavianus, bersama tiga pekerjanya yakni Beno Trisno, Frengki Dinata Sitaboyan, dan Riki Alexa Pratama, hendak memindahkan minyak jenis Pertamax dan solar. Minyak yang berada di dalam drum besi dan tandon plastik berkapasitas 1 ton tersebut rencananya dipindahkan ke dalam galon berukuran 35 liter.


Proses pemindahan menggunakan alat sejenis alkon yang telah dimodifikasi dengan penggerak aki. Saat alat dioperasikan, muncul percikan api yang langsung menyambar cairan Pertamax. Api dengan cepat merambat dan membesar, menghanguskan seluruh bangunan gudang penyimpanan berukuran 4×6 meter yang berbahan dasar kayu. Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan secara manual berkat gotong royong warga sekitar.
Korban dan Kerugian Materiil
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun empat orang yang berada di lokasi kejadian mengalami luka bakar parah:
- Godlief Binandrie Oktavianus (43) – Pemilik gudang / Korban
- Beno Trisno (27) – Pekerja / Karyawan
- Frengki Dinata Sitaboyan (14) – Pelajar / Pekerja
- Riki Alexa Pratama – Pelajar / Pekerja
Seluruh korban luka berat saat ini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Evakuasi dilakukan menggunakan dua unit ambulans milik Puskesmas Tumpung Laung melalui jalur darat via Lemo.
Sementara itu, kerugian materiil akibat hangusnya bangunan gudang kayu beserta barang berharga di dalamnya diperkirakan mencapai Rp60.000.000 (Enam Puluh Juta Rupiah). Kasus ini kini dalam penanganan pihak berwenang setempat untuk penyelidikan lebih lanjut.
Pusdalops BPBD Kabupaten Barito Utara / Tim SAR Gabungan Muara Teweh









