Tokoh Masyarakat Adat Angkat Bicara Terkait Tongkang Kandas di Dekat Jembatan Kalahien

BARITORAYAPOST.COM (Buntok) – Tokoh masyarakat Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Kalimantan Tengah (Kalteng) angkat bicara terkait adanya tongkang bermuatan batubara yang kandas di dekat Jembatan Kalahien yang berada di Desa Kalahien.

Damang Kepala Adat Kecamatan Dusun Selatan, sekaligus Koordinator Damang Kepala Adat Kabupaten Barsel, Ardianson mengatakan, dengan kandasnya tongkang bermuatan batubara saat ini tidak hanya berpotensi membahayakan Jembatan Kalahien saja. Namun, hal itu bisa membahayakan rumah terapung warga desa sekitar.

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

“Apabila debit air Sungai Barito meninggi secara tiba-tiba. Apa lagi saat ini curah hujan sedang meninggi,” tuturnya, Sabtu, (12/02/2022) kepada media ini.

Tidak hanya itu saja, akibat kandasnya tongkang bermuatan batubara itu juga bisa mengganggu aktivitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito. 

“Khususnya masyarakat sekitar yang beraktivitas mencari ikan menggunakan jaring, lunta, dan lain sebagainya itu,” sambung tuturnya.

Perlu untuk diketahui jelas dia, Jembatan Kalahien merupakan kebanggaan masyarakat Barsel. Oleh karena itu pihak owner tongkang batubara yang berlalu lalang beraktivitas di bawah Jembatan Kalahien hendaknya melibatkan masyarakat sekitar.

“Khususnya tenaga jasa pandu atau kapal pandu milik warga sekitar kabupaten setempat yang telah disediakan,” kata Ardianson.

Di tempat yang sama, salah satu masyarakat desa sekitar Jembatan Kalahien, Satiano S Wigin mengatakan, tongkang bermuatan batubara yang kandas tersebut sejak beberapa hari yang lalu.“Seharusnya pihak owner memanfaatkan jasa pandu masyarakat saat melintas. Agar insiden tongkang Kandas tidak terjadi lagi,” demikian pungkasnya. (Amr/Red/BRP).

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait