BARITORAYAPOST.COM,JAKARTA – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal melakukan audiensi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI di Jalan Jenderal Sudirman Kavling 69, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2026).
Audiensi tersebut turut difasilitasi oleh Ketua Komisi III DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda. Dalam kesempatan itu, Bupati Samsul Rizal menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan serta fasilitasi yang diberikan sehingga Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah dapat menyampaikan langsung kondisi kebutuhan aparatur di daerah.
Dalam penyampaiannya, Bupati Samsul Rizal memaparkan kondisi kebutuhan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang saat ini masih mengalami kekurangan cukup signifikan.
“Berdasarkan peta jabatan, kebutuhan keseluruhan formasi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah mencapai 9.747 orang. Namun jumlah pegawai yang tersedia dalam penganggaran saat ini hanya sekitar 5.004 orang, sehingga masih terdapat kekurangan sebanyak 4.743 pegawai,” jelasnya.
Selain itu, Pemkab HST juga memiliki tenaga paruh waktu sebanyak 980 orang yang masih memerlukan perhatian dalam pemenuhan status kepegawaiannya.
Bupati Samsul Rizal menambahkan, berdasarkan hasil penerimaan CPNS terbaru dan setelah dilakukan pembahasan bersama tim keuangan daerah, kemampuan anggaran Kabupaten Hulu Sungai Tengah saat ini hanya mampu memenuhi sekitar 230 orang atau kurang dari 30 persen dari kebutuhan pegawai yang ada.
“Apabila tenaga paruh waktu dijadikan penuh waktu, maka kekurangan pegawai masih tersisa sekitar 3.763 orang. Karena itu kami berharap adanya perhatian dan dukungan dari Kementerian PANRB terkait pemenuhan kebutuhan ASN di daerah,” ungkapnya.
Menurutnya, keterbatasan jumlah pegawai tentu berdampak terhadap optimalisasi pelayanan publik dan pelaksanaan program pembangunan daerah.
Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah terus berupaya melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar kebutuhan aparatur dapat terpenuhi secara bertahap sesuai kemampuan daerah.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperjuangkan kebutuhan formasi ASN di Kabupaten Hulu Sungai Tengah guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta mendukung jalannya roda pemerintahan yang lebih optimal.(mask95).










