baritorayapoat.com,BARABAI–Pemerintah Desa Pahalatan, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dengan fokus utama pembersihan aliran sungai yang tertutup oleh tumpukan sampah dan tumbuhan eceng gondok, Senin (28/04).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas kesulitan aktivitas warga sehari-hari yang sangat bergantung pada sungai tersebut.
Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal melalui Camat Labuan Amas Utara, Muayyad menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif warga Desa Pahalatan dalam menjaga lingkungan melalui pembersihan sungai.
“Kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat secara bersama-sama ini sangat positif dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan sungai,” ujar Muayyad disela sela kegiatan.
Beliau berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya merawat dan menjaga lingkungan desa, terutama dalam menghadapi musim curah hujan tinggi yang dapat berdampak pada wilayah hilir.
Bupati Samsul dalam pesannya menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong masyarakat. Beliau berharap program PKTD ini dapat mempererat kebersamaan antar warga sehingga pembangunan di daerah dapat berjalan lancar sesuai harapan.
Kepala Desa Pahalatan, Hamli, mewakili pemerintah desa dan masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Bupati Hulu Sungai Tengah atas dukungan terhadap pelaksanaan PKTD di desanya.
“Dukungan dari Bapak Bupati sangat berarti bagi kami. Kegiatan ini akan sangat membantu memudahkan akses dan aktivitas masyarakat yang sehari-harinya memanfaatkan aliran sungai,” kata Hamli.
Pelaksanaan PKTD di Desa Pahalatan juga mendapatkan dukungan dari TNI/Polri melalui personel Polsek dan Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara yang turut hadir dan berpartisipasi langsung bersama seluruh warga desa dalam membersihkan sungai.
Sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan kelancaran fungsi sungai bagi kepentingan masyarakat.
Kegiatan PKTD ini diharapkan tidak hanya membersihkan sungai dari sampah dan eceng gondok, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab masyarakat terhadap lingkungan sekitar.(mask95).










