baritorayapost.com, BARITO TIMUR – Pembahasan Angggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2026 rampung dengan kesepakatan bersama antara pihak Legislatif dan Eksekutif.
Hal tersebut diagendakan dengan rapat Paripurna yang di pimpin oleh Ketua DPRD Bartim, Nursulistio didampingi Wakil Ketua beserta anggota DPRD dan dihadiri pihak Eksekutif di ruang rapat DPRD Bartim, Selasa (27/10/2026).
Usai kegiatan, Ketua DPRD Bartim saat diwawancarai awak media mengatakan bahwa pihaknya sudah selesai kita laksanakan pembenahan dan berita acara persetujuan dengan melaksanakan kegiatan Paripurna ke-7 masa sidang 1 tahun 2026 dengan agenda berita acara persetujuan DPRD dan juga penyempurnaan bersama.
Nursulistio juga menyebutkan setelah Paripurna maka sudah selesai rapat kerja pembahasan tentang APBD perubahan anggaran tahun 2026.
“Kami akan menyampaikan dokumen ini ke pemerintah daerah Bupati Baru Timur. Dalam hal ini kami minta agar segera ditindaklanjuti untuk mendapatkan nomor register, sehingga ketika semua sudah lengkap maka APBD perubahan ini bisa dibelanjakan,” tuturnya.

Nursulistio juga mengingatkan bahwa program-program yang sudah direncanakan bisa dilaksanakan. Ia juga menitipkan pesan agar semua dapat dikaji, mengingat waktu yang sudah sangat mepet di tahun anggaran 2026 ini sudah Oktober di penghujung bulan masih ada kurang lebih 2 bulan.
“Kami meminta kepada tim eksekutif agar betul-betul dikaji perencanaan yang matang untuk pelaksanaan kegiatan untuk yang sifatnya pelayanan publik dan pemberdayaan. Kami kira tidak ada kendala waktu dan cuaca,,” tegasnya.
Lebih lanjut dikatakan Nursulistio, persiapan mungkin bisa dilaksanakan tetapi yang sifatnya pembangunan fisik baik rehab maupun pembuatan baru ini harus digaji benar-benar agar bagaimana caranya dengan waktu yang terbatas, kalaupun dilaksanakan karena ini kebutuhan dan sudah diprogramkan harus benar-benar maksimal dan selesai, namun jika memang ada kendala waktu dan sebagainya itu harus di berikan kajian yang logis yang memiliki dasar.
Politisi dari partai berlambang pohon Beringin ini mengungkapkan bahwa untuk anggaran evaluasi dari Gubernur ada kekurangan maupun kelebihan dari yang sudah diajukan, tetapi dari struktur tidak berubah.
“APBD perubahan kita setelah audit menjadi BPK untuk APBD pertanggungjawaban 2025 kemarin menjadi kurang lebih satu triliun 68 miliar totalnya dengan perubahan dari murni kemarin,” pungkasnya. (BRP)









