“Apabila seluruh kekuatan ini dapat bergerak bersama, saling menghargai dan saling melengkapi, saya yakin kita akan mampu menghadirkan pembangunan yang
lebih kuat, inklusif dan berkelanjutan. Mari kita bersama-sama mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Barito Timur, yaitu SEGAH, semua itu kita arahkan untuk mewujudkan “Gumi Jari Janang Kalalawah”, yang bermakna jaya selamanya,” ajak Yamin.
Melalui pelantikan ini, Dewan Adat Dayak Kabupaten Barito Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat eksistensi lembaga adat sebagai wadah pemersatu masyarakat Dayak, menjaga kelestarian budaya, menyelesaikan persoalan adat secara bijaksana, serta mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, dan sejahtera.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Adat Dayak Kabupaten Barito Timur, Hengky A Garu menyampaikan bahwa pengurus yang telah dikukuhkan dan dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, menjaga persatuan masyarakat adat, serta menjadi garda terdepan dalam melestarikan adat istiadat dan kearifan lokal di masing-masing kecamatan.
“Adat dan budaya bukan hanya warisan masa lalu. Adat adalah identitas dan jati diri kita. Karena itu, kita harus terus memperkenalkan nilai-nilai adat dan budaya kepada generasi muda agar mereka mengenal, memahami, mencintai, dan bangga terhadap budaya leluhurnya,” ucap Hengky dalam sambutannya.
Ia juga berpesan bahwa kita tidak boleh membiarkan adat dan budaya kita hilang ditelan zaman. Kita harus bersama-sama melestarikan adat, budaya, bahasa, seni, tradisi, dan nilai-nilai kearifan lokal agar tidak punah.
“Dewan Adat Dayak Kabupaten dan Kecamatan harus menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan budaya tersebut. Namun, tugas ini bukan hanya tugas pengurus adat. Ini adalah tugas kita semua. Kalau bukan kita yang menjaga adat dan budaya kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang kita melestarikannya, kapan lagi?,” tegas Hengky.









