
BARITORAYAPOSTCOM (Tamiang Layang) – Salah satu perusahaan Tambang yang beroprasi di wilayah kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah, PT Aljabri Buana Citra (ABC) tunjukan keperduliannya terhadap masyarakat setempat dengan mengatasi kesulitan warga Desa yang membutuhkan akses jalan sebagai sarana utama aktivitas warga.
Perbaikan jalan yang mencakup 4 Desa di Kecamatan Petangkep Tutui diantaranya adalah Desa Kotam, Saing Pipa, Ampari Bura dan Desa Mawani. Pekerjaan yang dilakukan secara swadaya dengan menggunakan alat dari pihak perusahaan berupa Bulldozer, Excakavator, Dump Truck dan sejumlah sarana prasarana pendukung lainnya.

Keperdulian pihak perusahaan disambut baik warga setempat yang merasa terbantu dengan adanya perbaikan jalan. Menurut warga Desa Kotam Arlin (49) tahun selama ini sangat sulit melewati jalan saat menempuh jalur Desa Mawani dan Bahalang hingga Desa Mawani dan Bahalang terlihat rusak parah.
“Kita berterima kasih atas keperdulian perusahaan, karena selama ini akses jalan Ampari Bura – Saing Pipa rusak parah hingga ruas jalan Desa Santep terputus jalurnya, bahkan dilewati dengan kendara roda dua saja sangat susah,” ucap Arlin kepada awak media Baritorayapost.com saat dimintai keterangan, Minggu (16/08/2020).
Arlin yang juga salah satu tokoh masyarakat ini menyebutkan bahwa kehadiran PT.ABC diwilayahnya memiliki peran yang dapat membantu Desa dari segi pertumbuhan ekonomi, sebab warga yang mayoritas sebagai petani bisa beraktivitas lebih cepat dan mudah untuk memasarkan hasil perkebunannya.

Diteruskan Arlin, pria yang sempat menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua BPD Desa Kotam di era tahun 2007 yang lalu menjelaskan bahwa keberadaan PT. ABC yang melaksanakan aktivitas penambangan saat ini bekerja di Tanah Adat Desa Kotam berdasarkan petunjuk dan surat pengukuhan dari Damang Kepala Adat Benua Lima yang pada saat itu dipercayan kepada Awil Denes di tahun 2007.
“Saat itu saya terlibat langsung ketika turun ke lapangan mendampingi Tim Kadamangan Benua Lima. Lebih lanjut, kami dari Desa Kotam waktu itu turun peninjauan dan inventarisasi tanah Adat Desa Kotam bersama saudara Amud Darham, Witerman, Saringkanto dan saya sendiri (Arlin/Red) juga dihadiri Kepala Desa Kotam yakni, Tuhernadi,” pungkasnya. (YCP/Kdn/Red).









