DPPI Kalteng Periode 2026–2030 Dilantik, 54 Calon Paskibraka Mulai Digembleng Menuju Upacara HUT RI ke-81

Baritorayapost.com, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi melantik jajaran Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Provinsi Kalimantan Tengah periode 2026–2030 sekaligus membuka Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Calon Paskibraka Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang I, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa (4/8/2026).

Momentum tersebut menjadi awal pembinaan bagi generasi muda yang akan mengemban tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain pembentukan fisik dan mental, para peserta juga dibekali wawasan kebangsaan sebagai fondasi dalam menumbuhkan jiwa nasionalisme dan kepemimpinan.

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Lisda Ariyana, mengatakan DPPI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membina karakter generasi muda melalui penguatan nilai-nilai Pancasila.

“Kepengurusan yang baru diharapkan mampu menghadirkan organisasi yang aktif, inovatif, dan berkelanjutan, sehingga para purna paskibraka tetap dapat berkontribusi bagi daerah serta menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurut Lisda, anggota DPPI tidak hanya bertanggung jawab mendukung pembinaan Paskibraka, tetapi juga harus mampu menunjukkan sikap disiplin, integritas, kepemimpinan, serta semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah, Muhamad Rus’an, secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026.

Sebanyak 54 peserta hasil seleksi dari 13 kabupaten dan 1 kota di Kalimantan Tengah akan mengikuti pendidikan selama 4–17 Agustus 2026. Selama masa pelatihan, para calon paskibraka ditempa di Asrama Haji Transit Palangka Raya serta Lapangan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.

Rus’an menegaskan seluruh peserta harus menjalani setiap tahapan pelatihan dengan disiplin, menjaga kondisi fisik, serta membangun kekompakan antarpeserta. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan tugas negara.

Selain latihan baris-berbaris dan pembinaan karakter, peserta juga mendapatkan materi wawasan kebangsaan, termasuk pemahaman terhadap Empat Konsensus Dasar Bangsa, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. 

Bekal tersebut diharapkan mampu membentuk calon paskibraka yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

Seluruh rangkaian kegiatan didanai melalui APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026 melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah.

Dengan dimulainya Pusdiklat ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap lahir generasi muda yang berintegritas, berjiwa pemimpin, memiliki semangat nasionalisme, serta mampu menjadi agen pengamal nilai-nilai Pancasila di lingkungan masyarakat. 

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait