Kontraktor Lokal Duga Ada “Permainan” Lelang Proyek di Bartim

baritorayapost.com, BARITO TIMUR – Lelang proyek dengan pagu anggaran sebesar 20 miliar yang ditetapkan calon pemenang kepada kontraktor lokal dari kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah oleh LPSE melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) atau Panitia/Pokja diduga ada permainan.

Hal tersebut disampaikan oleh Purdiono,SE sebagai kordinator para pelaku usaha di bidang jasa kontruksi atau kontraktor lokal Bartim, mewakili para kontraktor Purdiono juga meminta agar pemerintah lebih berpihak kepada tenaga lokal.

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

“Kami dari perusahaan yang bergerak dalam konstruksi di Barito Timur meminta pemerintah untuk dilibatkan pengusaha lokal agar perputaran uang yang berasal dari APBD bisa berputar di Bartim guna menunjang perekonomian,” ucap Purdiono didampingi rekan-rekannya, di Ampah kota, Rabu (24/05/2023).

Pihaknya juga mengungkapkan bahwa sebelumnya telah melakukan pertemuan oleh pihak dinas dan asosiasi sehingga ada kesepakatan dengan memberdayakan pelaku usaha lokal.

“Saat rapat mereka katakan siap, dan karena ada bunyi surat itu kami minta dibina. Di samping kita diberi pekerjaan kita di bina karena regulasi jasa konstruksi terus-menerus berubah dan dinamis, agar kita bisa update semua kami minta instansi terkait bisa membina kami semua pengusaha lokal yang bekerja,” ungkapnya.

Namun saat ini ternyata apa yang kami sampaikan itu ada masalah, dari semua paket-paket yang sudah dilelang ini tidak satupun pengusaha lokal yang bisa ikut dan difasilitasi, malah yang sudah mengikuti lelang itu dibatalkan, lanjut Purdiono menyampaikan penjelasan.

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait