Seirama dengan Faruk Nasir Muchamad selaku Kuasa Direktur CV Inti Pratama membenarkan adanya dugaan permainan yang melibatkan pihak terkait dengan calon pemenang tender yang telah dipersulit dengan berbagai alasan.
“Kita juga perlu pertanyakan kenapa yang langsung terjun itu ketua ULP-nya dan saya ada bukti langsung turun kelapangan mengklarifikasi pemberi referensi kerja, saya kurang paham kok bisa ketua ULP langsung masuk ke ranah itu,” terang Nasir.
Nasir juga menjelaskan bahwa sebelumnya sudah ada indikasi dugaan permainan dengan adanya hal yang sama yang pernah terjadi kepada pihaknya atas kemenangan tender yang juga dibatalkan, walaupun personil, peralatan maupun berkas dan dokumen dinyatakan lengkap namun tetap digugurkan.
“Jadi kami punya bukti yang kuat. Semuanya bisa dilihat di histori lelang disaat kami dikalahkan pasti yang terakhir dimenangkan, berarti ada permainan disitu,” ungkapnya.










