Dirinya menjelaskan, di kawasan itu terdapat dua anak sungai, yaitu Sungai Jaar dan Sungai Sirau, yang mengalir ke wilayah desa. Kedua sungai ini dinilai memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai sumber air bagi pertanian.
“Kita berharap ke depan pemerintah kabupaten atau pemerintah provinsi bisa memanfaatkan potensi kedua sungai itu untuk membangun embung agar ketersediaan air bagi sawah yang dicetak nanti tetap terjaga,” kata Riza.
Menurut Riza yang juga pernah menjabat sebagai Kepala DPKP Barito Timur ini menyebutkan bahwa kondisi tanah di Desa Harara juga sangat mendukung karena pernah menjadi wilayah lintasan penggembalaan ternak, sehingga kesuburan lahannya tidak diragukan.
“Pertanian itu yang penting ada lahannya, ada sumber airnya dan ada sumber daya manusianya. Yang paling kita tekankan adalah sumber daya manusianya, karena sekalipun lahannya ada dan airnya cukup, kalau tidak ada yang mengolah maka akan sia-sia,” ujarnya menegaskan.










